Screenshot_616

IMG_0732

Hari ini, Rabu, 2 Oktober 2019, Sekolah Tinggi Teologi Moriah, Tangerang menyelenggarakan kegiatan bedah buku Tafsiran Kitab Obaja: Diturunkan dari Zona Nyaman, karya Dr. Edward E. Hanock. Saya bersama dengan Dr. Stenly R. Paparang mendapat kesempatan sebagai pembedah, yang dimoderatori oleh Sdri. Sheren Augusta.

Bagian awal kitab ini menyinggung soal berakhirnya kenyamanan kaum keturunan Esau (di kemudian hari menjadi bangsa Edom). Bangsa yang tinggal di tempat-tempat yang sulit dijangkau itu, dipaksa turun. Bukan hanya itu saja, Bangsa yang besar itu pun dibuat menjadi kecil.

Narasi tinggi-rendah dan besar-kecil di atas seolah-olah membuka mata keturunan Yakub (belakangan disebut: Yehuda atau Israel) terhadap pertolongan Tuhan atas mereka. Khabar gembira? Tentu saja. Secara tidak langsung, abdi Yahweh (Obaja) ini memberitakan penghukuman (keadilan) di pihak Edom, tetapi keselamatan (kasih) di pihak Yehuda, Keduanya, baik keadilan dan kasih bersumber dari tangan Tuhan.

Dalam karyanya, Dr. Erdward E. Hanock menyajikan karya tafsir dengan metode sinkronik sehingga pembaca dapat dengan jelas mengamati proses kerja tafsirnya. Buku ini direkomendasikan bagi mahasiswa teologi yang sedang mengambil matakuliah tafsir.

 

Screenshot_617

160 total views, 1 views today