7e9702b4-12aa-4eb2-9476-377b623d3a66 Bersama dengan dua orang penguji lain, Dr. Edward Hanock, Dr. Anton Missa, pada hari ini, Selasa, 6 Agustus 2019 bertempat di ruang 201 Sekolah Tinggi Teologi Moriah, saya menguji skripsi YEDIDA EODIA TIRSALIE MAUK dengan judul penelitian, YESUS IMAM BESAR AGUNG (IBRANI 4:14–5:10): SUATU UPAYA BERTEOLOGI PAULUS KEPADA ORANG–ORANG YAHUDI.

Dalam Alkitab, hal keimaman ada dua macam: [1] Keimaman Melkisedek; dan [2] Keimaman Harun. Pada Surat Ibrani, si penulis, yaitu Paulus, dengan jelas memposisikan Yesus sebagai Imam Besar versi keimaman Melkisedek. Jelas bahwa si penulis melakukan itu sebagai upaya berteologi, sebuah upaya membangun teologi bahwa Yesus adalah imam besar kosmik sebagai “tandingan” atas praktek keimaman yang telah umum berlaku pada saat itu, juga sebagai upaya berteologi Paulus kepada orang-orang Yahudi.

Kira-kira seperti itulah tesis yang dikemukakan oleh Yedida dalam penelitiannya.

Ujian dimulai pkl. 11:05 dan berakhir pkl. 12:40. Yang bersangkutan berhasil mempertahankan argumen-argumennya dan dinyatakan LULUS. Selamat untuk YEDIDA EODIA TIRSALIE MAUK.

aab25502-b06c-4ce3-b58d-d7ae20eada9c (1)

129 total views, 1 views today